[Review Novel] I For You


Judul : I For You
Pengarang : Orizuka
Editor : eNHa & Gita Romadhona
Proofreader : Alit Tisna Palupi
Penata letak : Wahyu Suwarni
Desainer Sampul : Jeffri Fernando
Penerbit : GagasMedia
Rilis : 2012
Tebal : 380
ISBN : 979-780-554-9



Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.
Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristimewa bagiku.

Tanda-tandanya sudah jelas: aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu....
------------

I For You adalah novel ke lima belas Kak Orizuka yang tentu masih bertemakan remaja. Bercerita tentang Princessa Setiawan, gadis berwajah cantik dengan sepasang mata hazel yang indah. Wajahnya yang cantik, orang tua yang kaya dan kehidupannya yang seperti seorang putri, ditambah dengan seorang cowok tampan bernama Benjamin Andrews yang selalu berada disisinya dan menjaganya bak seorang pangeran membuat kehidupan Cessa tampak sempurna dan membuat iri banyak orang di sekolahnya.

Apalagi ia yang tidak pernah bersosialisasi dengan teman-teman sekelasnya yang lain membuat orang-orang semakin berfikiran bahwa hidupnya dengan hidup mereka memang berbeda. Yah begitulah yang terlihat.

“Apa kita begitu berbeda?” ulang Cessa, matanya menatap Surya nanar. “Gimana pun kita ga akan bersatu, begitu?”

Semuanya mulai berubah ketika seorang cowok penerima beasiswa bernama Surya masuk dalam kehidupanya dan Benji. Ia yang membenci orang miskin dan menganggap mereka tidak berguna mulai terbuka mata dengan kenyataan bahwa tidak semua sama seperti alasan kebenciannya.

“Kenapa kita nggak fokus sama kesamaan kita?” Benji tersenyum lagi pada Bulan. “Kenapa harus sibuk mengurusi perbedaan?”

Surya mengajarkan berbagai hal padanya, apa yang ia tidak tahu. Karena Surya juga-lah ia bisa merasakan kehidupan yang biasa, sama seperi remaja-remaja kebanyakan. Dan yang tak pernah ia sangka pula, ia merasakan cinta, ia jatuh cinta pada Surya.

Jika hal yang paling sulit untuk kamu lakukan adalah ‘mengucap selamat’, saat itulah kamu tahu kamu sedang jatuh cinta.

Tapi, ia tetap tidak bisa menghindari kenyataan bahwa ia berbeda, ia ‘istimewa’ seperti apa yang dikatakan ayah dan Benji. Dan ia tetap tidak akan bisa hidup normal seperti kebanyakan remaja seusianya.

--ooOOoo--

Well, siapa sih yang ngga suka sama karya apapun yang dikeluarkan Kak Orizuka. Apapun novel yang ia tulis, selalu menarik perhatian para pembaca, khususnya para fans-fansnya.

Bukan hanya gaya bahasanya yang enak dibaca, cerita-ceritanya yang menarik dan selalu meninggalkan kesan, bikin para pembaca kebayang-bayang sosok tokoh-tokohnya, sometimes, aku malah jatuh cinta sama tokoh cowo-nya.

Dan novel ini pun meninggalkan kesan.

Aku terus dibuat penasaran sampai ke bab-bab terakhir. Aku rasa, setiap novel yang Kak Orizuka tulis, ga ada satupun bagian yang mubadzir. Semuanya tertulis dengan alasan.

Well, meski aku suka banget novel ini, jujur aja di awal aku agak –bisa dibilang- bosen. Mungkin karena akhir-akhir ini pikiran aku terlalu realistis dalam memandang kehidupan (duilee :p) aku jadi sebel  sama cerita yang –meskipun Cuma dalam  novel- berhubungan dengan kehidupan sempurna layaknya seorang putri.

But finally, di akhir aku tahu ternyata hidup Cessa juga ngga semudah dan sesempurna apa yang aku baca diawal. Ga ada hidup yang sempurna meski cuma dalam novel atau dongeng.


Karya-karya Kak Orizuka selalu ditunggu-tunggu deh :D

Komentar