[Event] London Tea Party



Bulan september lalu (22/9) merupakan hari yang (lagi-lagi) tidak terlupakan olehku. Bagaimana tidak? Bertemu dengan penulis favorit tentunya menjadi hal yang menggembirakan bagi para pecinta buku.

Aku mendapat kesempatan untuk mengikuti acara LONDON :Angel Book Club. Hanya ada lima undangan untuk pembaca novel LONDON :Angel yang mereview novel tersebut dan Alhamdulillah, review-ku menjadi salah satu yang terpilih. Event ini dinamai LONDON :Angel Tea Party oleh sang penulis, Mba Windry Ramadhina. Berlokasi di sebuah kafe –Black House- di kawasan Jakarta Selatan.

Ketika sampai di lokasi aku disambut hangat oleh Mba Windry. Sebelumnya aku sudah pernah bertemu dengan beliau di acara Kumpul Ramadhan Penulis dan Pembaca GagasMedia dan Bukune agustus lalu (02/08).

Mba Windry Ramadhina
“Kita kan udah pernah ketemu yah” sapanya ketika aku dipersilahkan duduk disampingnya. Di acara Kumpul Ramadhan  itu aku memang sempat minta berfoto bareng Mba Windry, padahal pertemuan cukup singkat dan gak sempat ngobrol sedikitpun, tak disangka Mba Windry masih sedikit mengingatku.

LONDON : Angel
Selain Mba Windry yang sudah datang, ada juga Mas Mudin M dan Mba Yuska –blogger buku yang review-review bukunya jadi salah satu reverensi aku dalam memilih buku,- juga ada Mba Nia dan Joe Abraham –dua orang yang juga mendapat undangan Tea Party. Sambil menunggu dua orang lainnya yang belum hadir kami mengisi kekosongan dengan membuat bookmark cantik yang dihias dengan payung merah dan renda-renda yang diibaratkan dengan rintik hujan.

Setelah semua berkumpul, acara dimulai dengan Mas eM sebagai moderatornya. Acara diisi dengan diskusi ringan seputar novel London. Kami membicarakan Gilang, Ning, Goldilocks, Ayu dan orang-orang yang ambil peran dalam kisah LONDON : Angel. Sambil ngobrol kami juga menikmati secangkir teh dan brownies lezat.

Ditengah acara, Kak Sefryana Khairil juga datang. Hanya saja dia duduk dimeja lain dan baru bergabung setelah ngobrolin Gilang dan kawan-kawanya selesai. Sebelum acara ditutup kami juga sempat foto-foto narsis yang background belakangnya London abis.

Well, aku sangat menikmati pertemuan hari itu. Aku yang suka canggung dan deg-degan kalo ketemu orang baru dan orang yang aku idolakan, pas hari itu malah bisa ngomong panjang lebar dengan pedenya.
 
LONDON Tea Party Book Club
Aku juga senang bisa diingat kedua penulis favorit aku. Mengingat kalo fans-fans Mba Windry dan Kak Sefry juga banyak diluar sana, aku jadi merasa terhormat tiap kali disapa mereka yang ngga lupa wajah manis aku :p

Komentar